fbpx
Menu Close

Tips Cara Membaca Lawan di Poker Game

Tips Cara Membaca Lawan di Poker Game

Poker jelas merupakan salah satu permainan paling kompetitif di luar sana, baik secara live ataupun online, karena permainan ini sangat membutuhkan kelihaian, atau mungkin kata lain pandai berakting atau berbohong untuk memenangkan permainan – sebagian besar waktu.

Poker juga merupakan salah satu permainan di mana kartu yang Anda miliki kurang begitu penting daripada mengetahui cara memainkannya dan membaca para pemain di sekitar Anda. Jika Anda ingin meningkatkan peluang kemenangan secara drastis, mempelajari dan mengerti akan bahasa tubuh opponen mungkin bisa menjadi salah satu kartu as Anda.

Di bawah ini adalah beberapa fakta menarik tentang bagaimana orang dapat menggunakan keterampilan itu saat berkompetisi dalam permainan (dan beberapa fakta bonus tentang berbohong secara umum).

tips cara membaca lawan poker game

Tiba-tiba menegakkan tubuhnya – ketika pemain duduk santai atau bermalas-malasan dan kemudian tiba-tiba duduk tegak, ini bisa berarti dia memperoleh kartu yang berpotensi sangat bagus, seperti sepasang kartu as, ratu atau raja.

Nada suara adalah sinyal yang lumayan dapat diandalkan – suara yang lebih tinggi dari biasanya ketika berbicara menyiratkan kartu yang kuat (mungkin dia terlalu bersemangat).

Mata bisa memberi tahu – pelebaran pupil tidak mungkin bisa dikendalikan, terutama bagi orang bermata warna non-coklat. Ini adalah indikasi bahwa yang bersangkutan sedang memegang kartu yang bagus.

Bluffer akan selalu mencoba menatap Anda. Namun, menyandar kedepan atau kebelakang sebelum selesai mengecek semua kartu yang diperoleh, biasanya mengindikasi kartunya sedang berada pada kondisi yang bagus.

Tangan yang bergetar berarti pemain memiliki sesuatu – meskipun metrik ini hanya akurat untuk pemain tingkat pemula.

Sebuah pendapat umum bahwa ketika seseorang bertaruh dan menempatkan chip atau uangnya lebih dekat ke diri mereka, mereka memiliki kartu yang bagus, dan ketika mereka mencoba menggertak seringkali mereka menempatkan taruhannya lebih jauh dari mereka. Dari sudut pandang deteksi kebohongan, ini masuk akal bagi orang-orang yang biasanya tidak melakukan banyak kebohongan (mungkin lebih banyak bagi pemain pemula) karena kebanyakan orang ingin menjauhkan diri dari kebohongan yang mereka buat & sampaikan. Jika mereka mendorong chip lebih jauh dan kemudian diikuti dengan gerakan gosok mata, menyentuh hidung atau menyentuh leher, ini bisa menjadi pesan yang jelas.

Survey mendasar juga menunjukkan bahwa dalam poker jika seseorang menunjukkan keagresifannya biasanya berarti pemain tersebut memiliki kartu yang tidak bagus, sedangkan jika dia menunjukkan bahwa posisinya sedang lemah bisa mengindikasikan sebaliknya.

Wanita cenderung memiliki gerakan yang berbeda, tetapi mereka umumnya tidak lebih sulit untuk diuraikan, kata Navarro seorang ahli body gesture. Misalnya, seorang wanita dapat mengungkapkan rasa kurang percaya diri dengan menggerakkan atau bermain dengan rambut mereka atau menyentuh tenggorokan mereka. Di sisi lain, pria menyentuh leher mereka dengan cara yang jauh lebih kasar atau meletakkan tangan mereka ke wajah mereka.

Beberapa extra tips mendetek kebohongan secara umum:

baca gerakan wajah lawan poker

Coba perhatikan matanya,
“Seseorang biasanya akan berkedip sekitar lima atau enam kali per menit, atau sekali setiap 10 atau 12 detik,” kata Mark Bouton, seorang agen FBI selama 30 tahun . “Ketika stres – misalnya, ketika seseorang tahu dia berbohong – dia mungkin berkedip lima atau enam kali berturut-turut dengan cepat.”

Namun perlu diketahui juga background orangnya untuk contoh yang diatas, misalkan tingkat kedipan biasanya sebagian besar berkaitan dengan produksi dopamin dalam tubuh. Sebagai contoh, seseorang dengan penyakit Parkinson akan memiliki tingkat kedipan yang lebih lambat dari biasanya, sementara orang dengan skizofrenia akan berkedip lebih cepat dari biasanya.

Hitung berapa lama seseorang menutup mata mereka,
Boutan mengatakan bahwa ketika seseorang menutup matanya selama satu atau dua detik, ini mungkin mengindikasikan dia sedang berbohong, karena ini merupakan salah satu jenis mekanisme pertahanan. Biasanya, ia menjelaskan, seseorang akan berkedip pada kecepatan 100 hingga 400 milidetik, atau 0,10 hingga 0,40 detik.

Perhatikan ke arah mana mereka melihat,
Ketika Anda bertanya kepada orang normal (yang bukan seorang kidal) tentang apa yang pernah mereka lihat, jika responnya diiringi dengan ia melihat ke atas dan ke kiri, ia benar-benar mengakses ingatannya tentang insiden tersebut,” kata Bouton. “Namun, jika dia melihat ke atas dan ke kanan, dia mengakses imajinasinya, dan dia sedang menciptakan jawaban.”
Bouton mengatakan bahwa orang-orang kidal biasanya memiliki reaksi yang berlawanan.
Dan beberapa orang akan menatap lurus ke depan ketika mencoba mengingat memori visual, katanya.

Leave a Reply